• Posted by : Unknown Thursday, August 17, 2017



    Domain Name System (DNS)
    Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control
    Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
    1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
    2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
    3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
    Struktur DNS
    Domain Name Space merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, yang terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya:

    Root-Level Domains
    Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).

    Top-Level Domains
    Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:
    1. com Organisasi Komersial
    2. edu Institusi pendidikan atau universitas
    3. org Organisasi non-profit
    4. net Networks (backbone Internet)
    5. gov Organisasi pemerintah non militer
    6. mil Organisasi pemerintah militer
    7. num No telpon
    8. arpa Reverse DNS
    9. xx dua-huruf untuk kode negara (id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)
    Top-level domains dapat berisi second-level domains dan hosts.
    Second-Level Domains
    Second-level domains dapat berisi host dan domain lain, yang disebut dengan subdomain. Untuk contoh: Domain Bujangan, bujangan.com terdapat komputer (host) seperti server1.bujangan.com dan subdomain training.bujangan.com. Subdomain training.bujangan.com juga terdapat komputer (host) seperti client1.training.bujangan.com.

    Host Names
    Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.
    Fungsi dari DNS
    menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan.

  • Copyright © - GLORIUS

    GLORIUS - Powered by Blogger - Designed by DianPatmogoW