Posted by : Unknown
Monday, August 29, 2016
Perhitungan Isotonis
Isotonis adalah suatu keadaan dimana tekanan osmotis larutan
obat yang sama dengan tekanan osmotis cairan tubuh kita. ( darah, air mata )
Hipotonis : tekanan osmotis larutan obat < tekanan osmotis cairan
tubuh
Hipertonis : tekanan osmotis larutan obat > tekanan osmotis cairan tubuh
Cara menghitung tekanan osmose :
Banyak rumus dipakai, yang pada
umumnya berdasarkan pada perhitungan terhadap penurunan titik beku. Penurunan
titik beku darah, air mata adala -0,520
C.
Larutan NaCl 0,9 % b/v adalah larutan
garam fisiologis yang isotonis dengan cairan tubuh.
Beberapa cara
menghitung tekanan osmose :
a. Dengan cara penurunan titik
beku air yang disebabkan 1% b/v zat khasiat (PTB)
b.
Dengan cara Equivalensi NaCl
c. Dengan cara derajat
disosiasi
d. Dengan cara grafik
Cara PTB dengan rumus menurut FI.
Suatu larutan
dinyatakan isotonik dengan serum atau cairan mata, jika membeku pada suhu -0,520 C. Untuk memperoleh larutan
isotonik dapat ditambahkan NaCl atau zat lain yang cocok yang dapat dihitung
dengan rumus :
Rumus-1 :
|
B =
|
0,52 – b1
C
|
b2
|
Keterangan :
B
|
adalah bobot
zat tambahan ( NaCl ) dalam satuan gram
untuk tiap 100 ml larutan
|
0,52
|
adalah titik
beku cairan tubuh ( -0,520 )
|
b1
|
adalah PTB zat
khasiat
|
C
|
adalah
konsentrasi dalam satuan % b/v zat khasiat
|
b2
|
adalah PTB zat
tambahan ( NaCl )
|
Tiga jenis keadaan tekanan osmotis larutan obat :
1
|
Keadaan Isotonis apabila
nilai B = 0 ; maka b1
C = 0,52
|
2.
|
Keadaan hipotonis apabila
nilai B positip ;
maka b1
C < 0,52
|
3.
|
Keadaan hipertonis apabila nilai B
negatip ;
maka b1
C > 0,52
|
Contoh soal :
1. Jika diketahui bahwa
penurunan titik beku air yang disebabkan oleh 1 % b/v Asam Borat 0,288 , maka kadar asan borat dalam 300 ml larutan
asan borat isotonis adalah ...............
a.
1,805 % b/v
c. 5,410 % b/v
b.
0,402 % b/v d.
5,417 % b/v
Jawab :
Misalkan kadar asam borat = X%b/v
B
=
|
0,52 - b1C
|
||
b2
|
|||
Agar
isotonis, maka 0 =
|
0,52 - 0,288 * X
|
||
b2
|
|||
0,288 X = 0,52
X = 1,805
Jadi kadar Asam
Borat = 1,805 % b/v
2. Jumlah volume larutan
glukosa yang isotonis dapat dibuat jika tersedia 50 gram glukosa ( PTB glukosa = 0,1 ),
adalah...........
a. 555,6 ml b. 868,1 ml c. 892,9 ml d. 961,5
ml
Jawab :
Misalkan kadar glukosa = X % b/v
Agar isotonis, maka 0 = 0,52 -
0,1 X ® X = 0,52/0,1 = 5,2
Jadi untuk tiap
100 cc diperlukan Glukosa sebanyak 5,2 gram. Dengan demikian apabila Glukosa
yang tersedia 50 gram, maka volume yang diperoleh sebanyak :
|
50
|
x 100 CC =
99,601 CC
|
|
50,2
|
3. Jika diketahui penurunan
titik beku air yang disebabkan oleh 1% vitamin C adalah 0,104 ° C, maka untuk
membuat 500 ml larutan vitamin C isotonis diperlukan vitamin C sebanyak ......
a. 5 gram b. 10 gram c. 15 gram d. 25
gram
Jawab:
Misalkan kadar
Vit.C = X % b/v
B
=
|
0,52 - b1C
|
||
b2
|
|||
Agar
isotonis, maka 0 =
|
0,52 - 0,104 * X
|
||
b2
|
|||
0,104 X = 0,52
X = 5
Jadi kadar Vit
C =
5 % b/v, maka untuk 500 cc
diperlukan Vit.C sebanyak 500/100 x 5 gram = 25 gram
4. R/ Methadon
HCL 10 mg
mf. Isot. C. NaCl ad. 10 ml
a = 0,101 (PTB
Methadon HCl)
b = 0,576 (PTB. NaCl)
Maka NaCl yang
diperlukan supaya larutan isotonis adalah ..
A.
0,088 g C. 0,885 g
B.
0,073 g
D. tidak perlu
ditambah
Jawab :
C Methadon
HCL = 10 mg/10 ml = 0,100 gram/ 100 ml = 0,1% b/v
B
=
|
0,52 – b1C
|
||
b2
|
|||
Agar
isotonis, maka B =
|
0,52 - 0,1 x 0,101
|
||
0,576
|
|||
B = 0,885243
Jadi bobot NaCl
yang masih diperlukan untuk tiap 100 cc = 0,885243 gram, maka untuk 10 cc,
bobot NaCl yang masih diperlukan adalah = 0,0885243 gram ≈ 0,088 gram